Perdagangan Otomatis Crypto

Menguraikan Digit

Dalam dunia keuangan yang menganggap setiap desimal berarti, pasar saat ini tampak tidak terpengaruh dan menunjukkan sikap tenang di tengah gencarnya berita ekonomi. Di tangan satunya, Bitcoin telah mengalami lompatan yang mengesankan dalam beberapa hari terakhir, sejalan dengan sentimen pedagang saat mereka menghadapi laporan inflasi AS yang agak beragam. Dengan Indeks Harga Konsumen (CPI) utama yang meningkat sebesar 3.7% YoY di bulan Agustus—hampir melampaui prediksi sebesar sepersepuluh poin persentase—narasinya menjadi rumit. Meskipun CPI inti, tanpa memperhitungkan harga pangan dan energi yang seringkali berfluktuasi, naik sebesar 4.3%, hal ini sejalan dengan angka yang diperkirakan. Meskipun terdapat perbedaan dalam data CPI, konsensus pasar menunjukkan berkurangnya ekspektasi terhadap pengetatan moneter lebih lanjut. Faktanya, kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga pada minggu mendatang telah berkurang menjadi 3% setelah rilis CPI baru-baru ini dan jeda kini dipandang sebagai hasil yang paling mungkin terjadi. Hal penting yang perlu diperhatikan di sini adalah teori “Efek Lag” yang melekat pada suku bunga dan resesi. Bertentangan dengan asumsi yang tersebar luas, resesi cenderung tidak terjadi bersamaan dengan kenaikan suku bunga Federal Reserve. Titik balik sebenarnya adalah ketika penurunan suku bunga dimulai, sebuah peristiwa yang masih akan terjadi.

Dalam berita lain, FTX, yang saat ini merupakan pemain dominan di bidang kripto, baru-baru ini mengajukan proposal terbaru ke pengadilan kebangkrutan, yang utamanya bertujuan untuk menetapkan pedoman baru untuk menjual dan mentransfer aset digital. Langkah ini menandai fase penting bagi FTX, karena persetujuan untuk melikuidasi aset yang direklamasi pasca-kehancuran akan segera terwujud. Bagi para pedagang, hal ini penting untuk diwaspadai karena dapat meningkatkan tekanan jual di minggu-minggu berikutnya.

Dari sudut pandang teknis, Bitcoin baru-baru ini berhasil menutup candle harian di atas resistensi $26.2K, level yang sulit dilampaui dalam beberapa minggu terakhir. Mempertahankan penutupan harian di atas angka ini sangatlah penting, karena penurunan di bawah angka tersebut berpotensi menyebabkan penurunan menuju zona permintaan $25K. Khususnya, MACD telah mempertahankan tren bullish selama beberapa minggu terakhir, yang mungkin membuka jalan menuju level resistensi utama berikutnya di $26.6K dan $28.2K.

Lihat grafik di TradingView di sini.